Rabu, 09 November 2016, 16:42 WIB

Lapor Pura-Pura Dirampok, Pemuda Ini Berurusan Dengan Pihak Berwajib

Warta Blora.Com Foto : Han

BLORA (Warta Blora.com) -  Diduga bingung setelah menghabiskan uang proyek, Nurdiyansah Rifan (26),  warga Jalan Gunung Wilis Rt.3/2. No.39,  Kelurahan Tempelan,  Kecamatan Blora Kota nekad lapor ke polisi pura-pura dirampok. Hanya saja, petugas akhirnya membongkaar laporan palsu itu dan Nurdiyansah kini harus mempertanggunggjawabkan perbuatnnya secara hukum.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Asnanto ketika dikonfirmasi menjelaskan,  kejadian tersebut berawal, ketika  Kamis (3/11), sekitar pukul 15.00 WIB,  datang Nurdiyansah Rifan Prasetyo ke Polres Blora untuk melaporkan kalau dirinya telah mengalami pencurian dengan kekerasan (dirampok)

Dalam laporannya, Rifai menjelaskan,  kejadian curas yang dialaminya terjadi pada Senin (31/10), sekitar pukul 14.00 WIB,  di Jalan Raya Randublatung,   Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, dengan kerugian uang yang akan dibayarkan ke pekerja CV Setiahadi sebesar Rp.7.800.000,-

Olah TKP

Atas laporan tersebut,  selanjutnya Kasat Reskrim Polres Blora AKP Asnanto memerintahkan sejumlah anggota Resmob untuk melakukan olah TKP. Hanya saja, saat melakukan olah TKP, anggota Resmob mulai curiga karena keterangan yang diberikan Nurdiyansah Rifan Prasetyo terlalu berbelit - belit dan tidak masuk akal.

Hingga sakhirnya, saat diminta menerangkan kejadian yang sebenarnya, Nurdiyansah akhirnya mengakui kalau laporannya tersebut hanyalah rekayasa belaka. Pasalnya, dirinya ketakutan telah menghabiskan uang yang seharusnya untuk membayar pekerja CV Setiahadi yang sedang melakukan rehab Puskesmas di Menden

Akibat perbuatannya yang telah membuat laporan palsu tersebut,  kini Nurdiyansah Rifan harus menjalani pemeriksaan intensif Unit Reskrim Polres Blora. "Saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan mencoba membuat laporan palsu untuk tujuan tertentu, karena semua itu pasti  akan ketahuan juga,"  himbau Kasat Reskrim AKP Asnanto. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved