Sabtu, 12 November 2016, 13:50 WIB

Terus Diusut Soal Laporan Perampokan Yang Diduga Palsu

Warta Blora.Com TERUS DIPERIKSA : Nurdiyansah Rifan  terus diperiksa oleh petugas Satreskrim Polres Blora, terkait laporannya yang mengaku dirampok.

BLORA (Warta Blora.Com)  -  Petugas Satreskrim Polres Blora terus mengusut soal laporan adanya seorang mandor poyek yang mengaku di rampok. Dalam pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan banyak kejanggalan.

Sebagaimana diberitakan,   diduga bingung setelah menghabiskan uang proyek, Nurdiyansah Rifan (26),  warga Jalan Gunung Wilis Rt.3/2. No.39,  Kelurahan Tempelan,  Kecamatan Blora Kota nekad lapor ke polisi pura-pura dirampok. Hanya saja, petugas akhirnya membongkaar laporan palsu itu dan Nurdiyansah kini harus mempertanggunggjawabkan perbuatnnya secara hukum.

Menurut keterangan petugas,  Nurdiyansah Rifan Prasetyo (26) ternyata banyak berbohong ketika memberi keterangan kepada penyidik Sat Resktim Polres Blora. Diantaranya  dengan mengarang alibi yang dirasa tidak masuk akal.

Nurdiyansah Rifan Prasetyo adalah pelapor sebagai korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), yang terjadi senin (31/10) sekitar pukul 14.00 wib di jalan raya Randublatung turut Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, dengan total kerugian Rp.9.400.000,-

Mengisi Bensin

Menurut penjelasan Kanit Resmub Polres Blora,  Ipda Edi Susanto, kebohongan tersebut diantaranya Rifan mengaku sebelum kejadian terlebih dahulu mengisi bensin di SPBU  Gabus, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota,

Hanya saja setelah anggota Resmob cek melalui CCTV yang terpasang di SPBU tersebut,  pada jam tertentu sesuai keterangan yang dimaksud,  ternyata pelapor  tidak pernah datang mengisi bensin.

Selanjutnya,  Rifan yang  mengaku HP dan STNK kendaraannya jenis Honda Revo Nopol K-2255-Y berikut kartu ATM  BCA, Danamon dan BRI ikut di diambil pelaku curas,  namun dalam pengusutan petugas menemukan STNK kendaraan Honda Revo Nopol K 2255 Y sedang digadaikan di suatu tempat.

Selain itu, lanjut Ipda Edi,  juga masih banyak kebohongan lainnya yang sampai saat ini tengah dibuktikan  kebenarannya oleh penyidik Sat Reskrim Polres Blora. Bahkan direncanakan  petugas akan melakukan olah TKP kembali sesuai keterangan Nurdiyansah.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Asnanto  meminta anggotanya untuk terus melakukan penyidikan, menyusul  dimungkinkan ada unsur lain dibalik laporan palsu tersebut. Untuk itu perlu menghadirkan saksi - saksi terkait. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved