Selasa, 21 Maret 2017, 15:47 WIB

SD Balongrejo Kemalingan, Laptop dan Proyektor Amblas

Ilustrasi.

BLORA (wartablora.com)—SD Negeri 1 Balongrejo, Kecamatan Banjarejo, kemalingan, Selasa (21/3/2017). Empat komputer duduk (laptop) dan 2 unit proyektor, serta seunit kamera digital amblas digondol maling. Total kerugian ditaksir hampir Rp22 juta.

Dari olah tempat kejadian, polisi menyebutkan pencurian ini dengan pemberatan.

"Pelaku masuk dengan cara membuka dan tralis dengan menjugil atau merusak dengan menggunakan alat," kata Aiptu Sudarto, Kanit Reskrim Polsek Banjarejo, Selasa siang.

Pencurian ini, kata Aiptu Sudarto, baru diketahui sekitar jam 6 pagi.

"Saat itu saksi atas nama Endang Lestiyowati, warga desa Balongrejo RT. 05, RW. 01 hendak membuka pintu sekolah. Saksi melihat tralis tersandar di depan ruang kelas I dan melihat jendela ruang guru terbuka," jelas Aiptu Sudarto.

Curiga dengan apa yang dilihatnya, Endang lalu memberitahukannya ke penjaga sekolah.

"Bersama Kartono, penjaga sekolah, pintu ruang guru dibuka. Saat dicek di lemari, ternyata barang-barang inventaris sekolah sudah tidak ada di sana," ujar Aiptu Sudarto.

Inventaris sekolah yang hilang terdiri terdiri 3 unit merek Lenovo dan 1 unit laptop merk Toshiba.

"Lalu ada 2 proyektor yang tidak diketahui mereknya, serta satu unit kamera digital. Kerugian ditaksir mencapai 21 juta 800 ribu rupiah," sebut Aiptu Sudarto.

Sebelumnya, kejadian yang sama pernah dialami SD Andongrejo, Kecamatan Blora. Untungnya, barang-barang berharga inventaris sekolah tidak ditinggal di sekolahan. Hal ini diungkapkan Kapolsek Blora Kota AKP Sudarno.

"Sama polanya, pencurian dengan pemberatan. Yang disasar memang sekolah-sekolah," katanya, Selasa sore.

Untuk mengantisipasi ini, polisi menyarankan untuk sekolah-sekolah lebih berhati-hati.

"Sebaiknya barang-barang berharga tidak ditinggal jika di sekolah tidak ada penjaganya," sarannya. (*)

 



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved