Minggu, 09 April 2017, 14:13 WIB

Spesialis "Pembobol" Sekolah di Blora Akhirnya Dibekuk Petugas

dok. Polres Blora

BLORA (wartablora.com) —  Jajaran Uit Reskrim Polsek Kota akhirnya berhasil membekuk dua tersangka spesialis pencurian yang menyasar ke sekolah-sekolah.  Hingga saat ini dua tersangka itu masih menjalani pemeriksaan intensif.

Diperoleh keterangan,  kedua tersangka itu, adalah Azib alias Tempe (23), warga Desa Sitirejo,Kecamata Tunjungan, dan  Wahyu Setyo Haryadi alias Tiyok (23), warga Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora Kota.

Keduanya ditangkap tanpa perlawanan di rumah masing-masing, setelah berhasil membobol SDN 1 Purwosari, Kecamatan Blora Kota, tanggal 31 Maret 2017 lalu. Terungkap, dalam aksinya, mereka menggasak barang elektronik dan barang berharga lainnya yang ada di dalam sekolah.

“Ada dua tersangka yang berhasil kami tangkap dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar gedung-gedung sekolah . Sasarannya memang barang-barang elektronik seperti laptop, LCD, Komputer dan uang yang disimpan di almari sekolah,” ujar Kapolsek Blora Kota, AKP Sudarno, S.H.

Dalam pemeriksaan terungkap,   pencurian di SD Purwosari itu  pertama kali diketahui penjaga sekolah setempat, Parijan, Jumat (31/04/17)  lalu sekira pukul 06.00 WIB lalu. Dia mendapati jendela dan lemari di ruang majelis guru dalam keadaan rusak dan terbuka,

Diketahui,  2 LCD merk Acer dan Hitachi, 2 kamera digital merk Sony dan Samsung milik sekolah yang berada diruang tersebut telah hilang. Atas kejadian tersebut  Parijan langsung melaporkan ke Mapolsek Blora Kota.

Dari laporan itu, anggota Reskrim Polsek Kota segera melakukan penyeleidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelakunya.n Dari tangan pelaku, petugas  berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya  HP Smartphone Samsung, satu HP merk Nokia, sebuah tas punggung, dan sebuah Linggis  serta obeng. *)

Pewarta : Hendra/Polres Blora



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved