Senin, 13 Februari 2017, 16:54 WIB

HP Tertinggal, Pencuri Motor Berhasil Dibekuk

Warta Blora.Com TERSANGKA PENCURI : Tersangka pencuri sepeda motor, Riyanto (26),  warga Desa Wado, Kecamatan  Kedungtuban, Blora yang berhasil ditangkap petugas.

BLORA (wartablora.com) — Gara-hara HP tertinggal, seorang pencuri motor berhasil ditangkap petugas. Kini pencuri yang bernama Riyanto (26),  warga Desa Wado, Kecamatan  Kedungtuban, Blora itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kedungtuban.

Keterangan yang berhasil dihimpun,  terungkapnya aksi pencurian motor itu berawal, ketika Senin (11/2) dini hari sekitar pukul  24.30 WIB, korban  Kardi (60) warga Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, pulang dari  ngopi di warung

Saat sampai di rumah,  Kardi  duduk-duduk di depan rumah dan  mendengar ada suara kambing peliharaannya  yang berada di dalam rumah  ribut-ribut.  Setelah dicek ternyata ada seseorang tak dikenal sudah berada di dalam  rumah lewat pintu samping dan hendak mengambil sepeda motor Honda Bit warna putih Nopol B-3140-CDF.

Teriak Maling

Spontan korban Kardi langsung  mengejar seseorang tak dikenal itu sambil berteriak maling hingga ke luar rumah namun  pelaku berhasil melarikan diri. Pagi harinya, korban  menemukan  sebuah  HP yang diduga milik pelaku dan sebuah celana pendek levis warna abu-abu.

Atas temuan itu  korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungtuban. Sejumlah anggota Reskrim Polsek Kedungtuban segera melakukan olah TKP dan melakukan pelacakan HP  yang terdeteksi milik pelaku.

Tanpa kesulitan petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku yang bernama Riyanto. Seksi Humas Polres Blora, AKP Sularno, SH  ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan saat ini perkaranya masih ditangani Polsek Kedungtuban. *)

 

Editor : Hendra



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved